Kenapa Sering Memimpikan Orang Yang Sama?




Mimpi adalah misteri. Lewat mimpi aku suka terhubung dengan almarhum abah atau simbah. Sehingga mengobati rasa kangenku pada mereka. Mimpi juga membuatku tersenyum, atau malah lusuh karena belum menyelesaikan kepingan puzzle yang kubuat atau malah ketakutan karena film horror yang ku tonton malah masuk kedunia mimpi.

Supaya tidak mimpi buruk, kuusahakan sebelum waktunya tidur, aku tidak menonton atau membaca yang seram-seram. Jadi tontonanya adalah kartun atau komedi. 


Tetapi……

Aneh rasanya, beberapa bulan ini, aku sering memimpikan orang yang sama.Orang yang hampir 20 tahun tak pernah kutemui. Padahal aku tidak pernah memikirkannya. Dia bukanlah mantan.

Mimpinya tak pernah buruk, selalu baik….Dia seperti guardian angel yang selalu menolongku dalam kesulitan. Kadang hanya menatap dari jauh, kadang hanya memelukku, atau bercengkrama di tepi aliran sungai yang jernih, dengan batu batu besar disekelilingnya.

Seperti tadi malam aku bermimpi lagi, dan itu rasanya bukan seperti mimpi. Sebab otakku berpikir keras, dan aku ingat detail apa yang kuimpikan dan apa yang kami bicarakan. Aku terbangun sebentar. Dan ajaibnya mimpi itu bersambung sampai pagi. Bangun-bangun aku malah bengong, berusaha mengartikan mimpi tersebut. Gludak……

Mulai kepo……

Menurut teori Jung’s: Mimpi adalah ekspresi natural tentang kondisi mental pemimpi saat ini. Jung’s percaya bahwa mimpi hadir sebagai gambar spontan dalam bentuk symbol,gambar, ataupun metafora di dalam bawah sadar.

Mimpi terkadang menjadi gambaran hubungan antara pemimpi dengan dunia luar, orang-orang, kejadian atau aktifitas sehari hari hari dari si pemimpi.

Di lain waktu mimpi bisa menjadi gambaran pikiran atau perasaan tentang sipemimpi.
Ada juga yang mengatakan kalau mimpi adalah sebuah gambaran tentang masa depan.

Hmmm……begitukah? We’ll see then.


Comments

  1. Terimakasih Artikel Kenapa Sering Memimpikan Orang Yang Sama? nya bagus dan membantu sekali, semoga sukses selalu yaa .. Aamiin
    Salam Kue Kacang Tanah

    ReplyDelete

Post a Comment

Tulisan Beken